Pasca Menopause, Wanita Rentan Terkena Penyakit Ini


Saat-saat yang paling sulit bagi wanita adalah ketika berhenti dari tamu bulanan, atau yang bisa disebut dengan menopause. 

Pasalnya, ada sejumlah penyakit yang siap datang menggerogotinya.
 
Kesehatan memang sebuah anugerah yang wajib dijaga. Namun perubahan kondisi menyebabkan kesehatan terancam.

Bagi kaum wanita, perubahan kondisi yang memungkinkan dirinya jatuh sakit adalah ketika berada pada masa menopause.

Pada masa ini, hormon esterogen mulai berkurang produksinya.

Padahal hormon inilah yang tugasnya menjaga kesehatan wanita. Entah itu menjaga kesehatan otak, jantung, ataupun kesehatan organ intimnya.

Dan ketika hormon ini mulai menghilang, akibatnya sistem di dalam organ mulai menua. 

Dan ini menandai mudahnya sejumlah penyakit bagi wanita. 

Diantara jenis penyakit yang kemungkinan besar muncul pada masa menopause tersebut adalah sebagai berikut ini.

penyakit menopause, masa menopause

1# Serangan Jantung

Seperti yang dikatakan jika hormon esterogen penting untuk menjaga kesehatan wanita. Ketika hormon tersebut mulai menurun produksinya, maka resiko serangan jantung akan semakin besar.

Dan perlu diingat jika serangan jantung merupakan momok paling menakutkan di dunia kesehatan. Karena serangan jantung bisa mengakibatkan pengidapnya kehilangan jiwa secara tiba-tiba.

Tidak mau mengalami hal ini, tentu Anda wajib menjaga kesehatan. 

Misalnya dengan rutin olahraga dan selektif dalam menentukan asupan makanan. 

Tentunya hal itu diharapkan dapat meminimalkan pada kondisi yang tidak diinginkan.

2# Penyakit Pada Gusi

Menjelang menopause atau setelahnya juga menandai akan munculnya penyakit pada bagian gusi Anda. 

Parahnya, jika tidak diobati, maka Anda akan kehilangan gigi secara bertahap.

Permasalahan ini berawal ketika hormon esterogen mulai hilang. Akibatnya memicu pada perubahan inflamasi yang akhirnya menimbulkan radang gusi.

Dan radang gusi ini adalah tanda awal jika Anda akan mengalami masalah pada gusi. 

Ujung-ujungnya, gigi yang menancap kuat di gusi akan perlahan mulai rontok.

3# Terjangkit Hepatitis C

Hepatitis itu semacam penyakit yang terjadi pada organ hati. 

Penyakit yang tergolong penyakit dalam tentu saja berbahaya. Karena selain sulit disembuhkan, biaya untuk penyembuhannya juga terbilang tidak murah.

Fakta menunjukkan jika wanita pasca menopause mengidap hepatitis C ini selama 6 bulan atau lebih. Sehingga penyakit ini erat dikaitkan dengan menurunnya hormon esterogen. 

Setidaknya inilah yang diinformasikan oleh sejumlah pakar kesehatan.

Para ahli juga menyatakan jika hormon tersebut bekerja melindungi tubuh dari kerusakan organ hati. Ketika hormon tadi berkurang, otomatis perlindungan hati dari serangan virus mulai melemah.

Dan inilah yang melatarbelakangi hepatitis C menjangkiti Anda yang tidak memiliki perlindungan organ hati yang maksimal.

4# Penyakit Kencing Manis

Kencing manis (diabetes mellitus) merupakan kondisi dimana kadar gula dalam darah meningkat. Menyebabkan kondisi tubuh melemah, dan akibatnya membuat sejumlah penyakit berbahaya mudah muncul.

Diabetes ini terjadi karena kelebihan memasukkan asupan gula. Dan kadar insulin yang dihasilkan pancreas tidak mencukupi untuk memproses gula tersebut.

Parahnya, asupan gula ini bisa masuk kapan saja seiring dengan gaya hidup Anda. Misalnya mengkonsumsi makanan yang manis.

Namun kondisi ini tidak bisa diimbangi dengan produksi insulin yang hanya didapatkan secara alamiah dari organ pancreas.

Ketika masa menopause, timbul sebuah resistensi insulin. 

Artinya, produksi insulin terhambat akibat menurunnya hormon estrogen.

Dan bila Anda tidak mengimbanginya dengan mengatur pola makan yang sehat, tentu saja kadar gula dalam darah akan terus meningkat. 

Buah dari pola makan tidak sehat ini tentu saja adalah diabetes.

Baca juga : Tips memakai pembalut wanita yang baik dan sehat

Sadar jika masa menopause adalah masa paling rentan untuk wanita, maka hal yang harus dilakukan adalah mengupayakan kegiatan yang menyehatkan, kemudian imbangi dengan pola makan yang jauh lebih menyehatkan agar kesehatan Anda terjaga.

Makan Pakai Tangan Ternyata Jauh Lebih Sehat ! Ini Alasannya

Pernahkah Anda makan menggunakan tangan saja? Jika pernah, masih kental sekali budaya lama yang Anda patuhi. 

Tapi itu lebih bagus ketimbang menggunakan sendok ataupun garpu.

Di era modern ini, sudah ada peralatan makan. Bahkan peralatan makan dibuat dari berbagai bahan seperti alumunium, perak maupun emas.

Dan sudah menjadi kebiasaan kalau makan perlu menggunakan sendok. Katanya biar bersih dan sehat.

Tapi fakta membuktikan kalau makan dengan menggunakan tangan jauh lebih sehat.

Makan pakai tangan, makan sehat

Dan inilah alasan mengapa ada segelintir orang di jaman ini yang masih menerapkan cara ini.

Dan cara ini memang sudah dicontohkan oleh orang-orang pada zaman dahulu. 

Tentunya untuk kebaikan Anda. 

Apa saja manfaat yang didapatkan ketika makan menggunakan tangan? 

Mari simak keuntungannya berikut ini! 

1# Membantu Meningkatkan Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan merupakan gerbang utama yang menentukan sehat tidaknya Anda. Karena dari sinilah sejumlah nutrisi diperoleh. 

Tentunya berasal dari makanan yang Anda konsumsi tiap harinya.

Selain itu, di tempat itu pula toksin/racun muncul. Dan ini berasal dari bakteri jahat yang ikut masuk bersamaan dengan makanan.

Bakteri jahat ini tentu perlu diatasi agar tidak mengganggu kinerja sistem pencernaan. Dan kebiasaan makan menggunakan tangan ini bisa menjadi kuncinya.

Hasil penelitian menyebutkan kalau tangan ditempeli bakteri baik. Bakteri inilah yang akan mengatasi bakteri jahat.

Tentunya bila bakteri baik ini juga masuk ke dalam tubuh. Dan untuk membuatnya masuk, makan dengan cara primitif tadi bisa membantu.

Bagian paling menariknya, bakteri tadi juga bisa menguraikan makanan dengan cepat. 

Jadi, kinerja sistem pencernaan akan jauh lebih ringan.

Makanya, tidak heran jika makan dengan cara tersebut jauh lebih baik. 

2# Membantu Mempertahankan Berat Badan

Mungkin kedengarannya aneh, tapi ini kenyataan. Orang yang suka makan dengan tangan cenderung bisa mempertahankan berat badan idealnya.

Jika benar demikian, hal ini bisa membuat Anda yang punya masalah berat badan bisa mencoba menerapkannya.

Tujuannya agar berat badan bisa turun.

Kaitannya makan menggunakan tangan/jari dengan mempertahanan berat badan tak lain dikarenakan cara tersebut mencegah Anda untuk terus makan. 

Ada sensasi kenyang sehingga Anda tidak akan berlebihan makan.

Ingat, rasa kenyang dipengaruhi oleh otak. Hanya saja, keterlambatan otak dalam menandai kenyang tidaknya ketika makan dipengaruhi langsung oleh cepat tidaknya Anda saat mengkonsumsi makanan.

Artinya, butuh waktu beberapa lama agar otak bisa merespon kalau perut sudah kenyang. 

Nah, ketika Anda mengkonsumsi makanan memanfaatkan tangan, Anda akan terbiasa makan secara perlahan. 

Dan ini bisa menyiagakan otak agar sampai waktunya untuk merespon.

Jadi, tidak ada yang namanya makan berlebihan yang erat kaitannya dengan peningkatan berat badan. Karena Anda bisa mengontrol makanan yang dikonsumsi dengan sinyal kenyang dari otak. 

3# Mencegah Munculnya Diabates Tipe 2

Diabetes tipe 2 sudah bukan penyakit langka, kebanyakan orang mengalaminya. Parahnya, penanganannya cukup merepotkan.

Diabetes jenis ini bermula dari kelebihan asupan gula. Dan kelebihan asupan ini tentu berasal dari luar, yakni makanan/minuman.

Ketidakmampuan Anda dalam mengontrol makanan tentu berdampak pada kesehatan. Salah satu dampak negatifnya adalah terjangkiti diabetes ini.

Dan salah satu cara penanganan diabetes ini adalah dengan mengontrol makanan. 

Parahnya, tidak semua orang mampu melakukannya karena sudah terbiasa.

Tapi tentu ada solusinya. Solusi yang pas adalah mengkonsumsi makanan dengan menggunakan tangan/jari.

Dengan cara ini, Anda akan makan lebih pelan, dan rasa kenyang bisa muncul dengan cepat yang akan menghentikan Anda untuk makan lebih banyak.

Simak Juga : Tampak baik, tapi kebiasaan ini malah buruk untuk dilakukan !

Kesimpulannya, jika hal sederhana ini mampu menjadi pintu untuk kesehatan, maka tak salah kalau Anda perlu mempraktekkannya.

Tampak Baik, Tapi Kebiasaan Ini Malah Buruk untuk Dilakukan

Menuju gaya hidup yang lebih sehat itu prioritas utama yang harus dipegang. Tapi tidak semua tahu bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya.
 
Ada beberapa kebiasaan yang dianggap baik, tapi malahan buruk untuk dilakukan. Khususnya ketika dilakukan di pagi hari.

Mau tahu apa saja kebiasaan yang kurang baik dilakukan itu? Mari cari tahu informasinya di bawah ini!

kebiasaan buruk bagi kesehatan


1# Mandi Air Hangat di Pagi Hari

Pagi hari, suasananya tentu dingin. Apalagi kalau Anda hidup di daerah pegunungan. Otomatis udaranya sangat dingin.

Mau mandi ogah-ogahan karena dingin sekali. Untuk mengakalinya, Anda repot-repot untuk mendidihkan air, baru kemudian digunakan untuk mandi.

Kebiasaan ini tentu bukan ide yang bagus. Karena kebiasaan ini mendorong Anda untuk bermalas-malasan di pagi hari.

Pasalnya, air hangat yang Anda gunakan untuk mandi akan mengirimkan sinyal pada otak untuk istirahat. 

Malahan, detak jantung melambat dan Anda akan sering mengantuk.

Selalu mengantuk tentu bukan hal yang baik. 

Apalagi jika Anda adalah seorang karyawan. Tuntutan untuk aktif dalam pekerjaan tentunya sangat diprioritaskan.

Jika keseringan mengantuk, pastinya Anda akan kehilangan fokus dalam pekerjaan. Akibat terburuk, Anda akan dimarahi oleh atasan, bahkan bisa dikeluarkan dari pekerjaan. 

Makanya, hindari kebiasaan mandi air hangat di pagi hari.

2# Sikat Gigi Setelah Makan

Ketika masih kanak-kanak, tentunya Anda diajari untuk menyikat gigi di tiap harinya. 

Minimal menyikat gigi tiga kali dalam sehari. 

Salah satu waktu untuk sikat gigi adalah sehabis makan. 

Kebiasaan menyikat gigi sehabis makan tampak sangat baik. 

Karena makanan yang masih menempel di gigi bisa dihilangkan. Namun bila dilihat dari sudut pandang kesehatan, menyikat gigi seperti ini malah kurang baik.
 
Menurut Michael Tischler (pemilik klinik Tischler Dental, New York), menggosok gigi setelah makan buah/minum kopi setelahnya dapat membuat gula naik ke permukaan gigi. 

Sebagai hasilnya, gigi menjadi berlubang.

Lalu kapan waktu yang pas untuk sikat gigi? 


Waktu yang tepat untuk sikat gigi adalah 30-60 menit sehabis makan. 


Hal ini cukup bagus, karena enamel di gigi tidak hilang akibat menggosok gigi langsung.

Menurut studi, orang yang menggosok gigi 30-60 menit setelah makan memiliki resiko kehilangan enamel lebih rendah dibandingkan yang menyikatnya 20 menit setelah makan.

Dan kehilangan enamel gigi ini erat kaitannya dengan kekeroposan gigi. 

Dan lama kelamaan, Anda akan mengalami yang namanya sakit gigi walaupun rajin menggosok gigi.


3# Mandi Dalam Waktu yang Lama

Mandi bisa membuat tubuh menjadi lebih segar, terutama di pagi hari. Dan mandi biasanya dilakukan 3 kali dalam sehari.

Namun mandi bisa memberikan efek negatif juga. 

Khususnya ketika dilakukan lebih lama, dan lebih bersih semisal menggosok tubuh dengan sabun.

Mandi lebih lama yang diimbangi dengan membersihkan tubuh dengan sabun malah bisa membuat kulit kering.

Keringnya kulit tentu saja membuat penampilan kusam. Yang terparah, kulit akan iritasi, membuat kuman mudah masuk.

Jika kuman masuk dengan mudah, tentu akan ada masalah yang mengincar kesehatan. 

Artinya, tak hanya kulit saja yang bermasalah, namun sejumlah anggota tubuh juga rentan untuk terkena masalah kesehatan.

Hot artikel : cara simpel mengecilkan perut dan pipi tanpa diet ! 

Jadi, paling baik adalah mandi sewajarnya saja. Selain hemat air, Anda juga akan terbebas dari masalah iritasi kulit.

Kesimpulannya, tidak semua kebiasaan yang dianggap baik itu benar-benar baik untuk kesehatan. Semuanya tergantung pada bagaimana cara Anda melakukannya.

Cara Simpel Mengecilkan Perut dan Pipi Tanpa Diet

Banyak sekali pertanyaan yang berseliweran di forum-forum kesehatan. Pertanyaannya berulang-ulang, variatif, tapi intinya sama.

"Bagaimana sih cara mengecilkan perut buncit"

"Apa bisa mengecilkan perut tanpa diet"

"Kalau meniruskan pipi, apa ya solusinya"

Ketiga pertanyaan diatas punya maksud yang sama, yaitu "mengurangi lemak tubuh".

Hanya saja, setiap orang punya keinginan berbeda, ada yang mau mengecilkan perut, mengecilkan pipi, atau mengecilkan paha.

Semua punya tujuan masing-masing, tapi intinya tetap sama.

Dan kabar buruknya, anda tidak bisa mengurangi lemak di bagian tertentu tubuh hanya dengan olahraga.

Sama seperti kamu tidak bisa menentukan di bagian mana kamu akan menumpuk lemak.

Proses pengurangan lemak hanya bisa berlangsung secara sistematik atau keseluruhan, bukan spesifik di area tertentu.


cara mengecilkan perut, cara mengecilkan pipi, cara menurunkan lemak

"Kalo gitu, bagaimana cara mengurangi lemak tubuh?"

Tak usah diet, kamu hanya perlu melakukan 5 hal dibawah Ini secara konsisten:

1# Caloric defisit ( kalori masuk < kalori keluar )

"Apa yang kamu makan harus lebih sedikit dari yang kamu butuhkan "

Ngerti kan!  jadi intinya, asupan kalori yang masuk ketubuh harus lebih sedikit dari kalori yang dikeluarkan.

Dan hal Ini bisa disiasati dengan aktif beraktifitas (baca : gerak). Semakin aktif gerak maka semakin banyak kalori yang dikeluarkan.

2# 1 km setiap pagi

Biasakan untuk lari pagi minimal 1 km setiap harinya. Ini adalah cara termudah untuk membakar lemak tubuh.

Selain itu, lari pagi juga menyehatkan, memperlancar peredaran darah dan menjaga kesehatan jantung.

So, besok pagi mulailah action 1 km pertama anda, dan liat perubahannya.

3# Gerak tanpa tapi tanpa nanti

Olahraga tidak menjamin tubuh anda sehat, tidak pula menjamin lemak tubuh akan hilang dengan cepat.

Anda harus gerak setiap hari, jangan kelamaan duduk dan berbaring di atas kasur. Semakin aktif bergerak, semakin cepat lemak tubuh akan hilang.

4# Kurangi makanan berlemak

Logikanya, jika anda ingin menghilangkan lemak tubuh maka anda harus mengurangi makanan berlemak (utamanya LDL - lemak jahat).

Lemak bukan hanya ada pada makanan yang digoreng. Daging, santan, ikan juga mengandung lemak.

Jadi kurangi makanan tersebut, tapi jangan sampai tidak memakannya sama sekali.

Perbandingan porsinya 10% vs 90%. 10% makanan berlemak, 90% sayuran, buah, dan nasi.

5# Konsisten

Segala sesuatu bisa berhasil karena di coba terus-menerus, teratur, dan pantang menyerah.

Sama halnya jika ingin menghilangkan lemak di tubuh, anda harus rajin action dan mempraktekan ke-4 hal diatas.

Lakukan secara konsisten, sadarilah bahwa segala sesuatu tidak bisa dicapai dengan cepat, semuanya butuh proses dan trial error.

Lagi hot : stop kerokan ! bahaya kerokan bagi kesehatan

Jadi, buruan action sekarang dan buktikan konsistensimu. Semoga berhasil!

Stop Kerokan! 5 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan

Kerokan identik sekali dengan orang Indonesia. Kebiasaan unik ini diyakini dapat menyembuhkan masuk angin.

Anda pasti pernah mengalami masuk angin,  saya pun sudah beberapa kali merasakannya. Dan jujur saja rasanya sangat mengganggu. 

Masuk angin istilah medisnya apa? 

Ora ono (baca: tidak ada).

Ya, masuk angin belum mempunyai istilah medis. 

Ilmu kedokteran sama sekali belum mengenal istilah masuk angin. Istilah masuk angin dianggap sebagai warisan turun temurun masyarakat Indonesia. 

Masuk angin lebih tepatnya bisa diartikan sebagai kumpulan gejala yang menandakan tubuh kurang fit dan keadaan terlalu banyak angin di dalam perut. 

Tapi, yang kita permasalahkan bukan itu. 

Yang jadi masalah justru kebiasaan yg kita lakukan saat terkena masuk angin. 


Kerokan, bahaya kerokan, masuk angin

Kerokan diyakini bisa menyembuhkan masuk angin. Saya, anda, dan para pembaca yang lain pasti setuju dengan peryataan tersebut. 

Tapi, meskipun dianggap baik dan dapat menyembuhkan masuk angin, nyatanya kerokan menyimpan banyak sekali dampak buruk yang tidak anda sadari. 

Baca : 7 Cemilan sehat yang bikin wanita makin cantik 

Berikut ini saya merangkum tujuh bahaya kerokan bagi kesehatan! 

1# Melebarkan pori dan memicu masuknya bakteri

Sadar atau tidak, kerokan memakai uang logam bisa menyebabkan melebarnya pori kulit. Pelebaran pori ini akan memudahkan masuknya bakteri dan virus ke dalam tubuh, bahkan kedalam peredaran darah. 

2# Ketagihan 

Kebiasaan kerokan bisa membuat seseorang kecanduan. Ingin dan ingin lagi untuk kerokan. Hal ini timbul karena rasa nyaman dan hangat ketika kerokan. 

Semakin sering dilakukan, efeknya akan semakin buruk. Dilain sisi justru tubuh makin ketergantungan untuk kerokan. 

3# Memperparah masuk angin

Pada kondisi tertentu, kerokan bisa saja memperparah kondisi. Bukannya sembuh, masuk angin malah makin parah, hingga mual dan muntah. 

Ini biasa terjadi ketika kondisi masuk angin yang terlalu parah, ditambah lagi bau minyak (balsem) untuk kerokan yg mengganggu. 

4# Bayi prematur pada ibu hamil

Ibu hamil sebaiknya hindari kerokan. Banyak sumber yang mengatakan (salah satunya liputan6.com) bahwa kerokan pada ibu hamil bisa menyebabkan lahirnya bayi prematur.

Kerokan akan memicu diproduksinya hormon sitokin yang akan mengakibatkan kontraksi dini pada rahim dan terganggunya pertumbuhan janin. 

Semakin sering kerokan, semakin besar juga risiko bayi lahir prematur. 

5# Stroke dan pecahnya pembuluh darah

Meski belum dibuktikan secara ilmiah, kerokan diduga memicu melebarnya pembuluh darah. 

Jika ini terus dibiarkan maka akan memicu pecahnya pembuluh darah hingga mengakibatkan terjadinya stroke. 

Semakin seeing kerokan, risikonya juga semakin besar.